Fri, Dec 14, 2018 8:30 AM

Pertemuan Dengan Sosok Misterius di Gunung Raung

ilustrasi saja


#urbanmystery Narasumber : Bang Arab (Link Sumber disini )


Ini cerita lama, tahun 2009 gue dan seorang teman mendaki gunung Raung via sumberwringin. Waktu itu bisa dibilang gunung Raung masih sepi banget. Disana kami berdua cuma ketemu 2 orang lain di jalur pendakian. Biar rame dan seru, kami pun memutuskan bergabung menjadi satu rombongan. Total kami jadi mendaki berempat.

Singkat cerita, perjalanan mendaki sampai ke puncak dilancarkan.


Pas perjalanan turun, badan gue terasa enteng banget, saking keasyikan turun, tanpa disadari gue meninggalkan teman-teman jauh di belakang. Lalu gue berjalan lebih santai sambil sesekali berhenti cukup lama supaya bisa jalan bareng lagi. Entah kenapa teman-teman gue ini tetep nggak kelihatan batang hidungnya, "jangan-jangan gue nyasar ?" dalem hati. Tapi perasaan nggak, ini jalur sama pas kita naik.

Keanehan pun dimulai, setelah melewati pos pondok sumur, gue liat ada semacam pertigaan kecil dan terdengar suara gamelan yang cukup jelas. Berhubung penasaran, gue memilih mengikuti suara gamelan yang mengarah ke salah satu jalur di pertigaan tersebut. Nggak lama berselang, di jalur tersebut gue lihat ada seorang pendaki beberapa meter didepan posisi gue dengan posisi badan dan kepala tertutup keril. Nggak pikir panjang langsung aja gue panggil-panggil dia

"Mas..mas! Sendiri aja? Ketinggalan rombongan apa lagi nunggu?" Namun dia nggak ngejawab, terus gue panggil lagi.

"Mas jawab dong, ini jalur turun juga kan? Dia tetep aja diem dan nggak noleh.

Rasa penasaran dan jengkel menyatu, langsung aja gue deketin dia. Saat jarak gue dan dia sekitar 3 meteran lagi, gue langsung inget dan nunduk. "Perasaan di jalur pendakian kita cuma ber 4 dan nggak ada pendaki lain saat turun atau naik." Pas gue noleh lagi ke arah dia, ternyata dia hilang dari pandangan !!! Astagfirullah.. gue kaget sejadi-jadinya.

Gue berusaha untuk nggak larut dalam kepanikan. Saat itu juga langsung balik badan ke tempat pertigaan awal, “kapok-kapok, ngga2 lagi ngikutin suara gamelan,” ujarku kepada diri sendiri.

Sampai di pertigaan tadi, gue langsung shalat Ashar, sambil nunggu sambil berharap temen temen gue masih dibelakang. Nggak lama berselang, akhirnya gue ketemu sama teman-teman yang lain.

By the way, jangan pernah misah seorang diri dari rombongan. Kalo denger suara yang aneh-aneh atau nggak masuk akal yang ada di gunung, jangan iseng kaya gue yak! (tamat)

 

 

Punya cerita misteri saat pendakian? atau memiliki tips/ilmu/pengetahuan soal pendakian? Punya kisah tentang seseorang yang menginspirasi? Memiliki referensi film atau acara televisi yang mungkin akan bermanfaat bagi orang lain, terutama para pejalan? Punya toko outdoor untuk dipublikasikan?  Memiliki kisah perjalanan ke suatu tempat wisata beserta tipsnya? Ada event seperti lari, panjat tebing, navigasi darat (kecuali open trip dan pendakian massal yah).

Punya info tersebut? Mau berbagi ke website kami?
Silahkan untuk mengirimkan materi tulisan ke redaksi kami > urbanhikersmagazine@gmail.com < 


Dimohon jika itu tulisan milik orang lain untuk tidak lupa mencantumkan sumbernya.


Sumber : instagram @urban.hikers