Wed, Nov 14, 2018 5:00 AM

Orang Misterius di Kalimati

ilustrasi saja


#urbanmystery Narasumber : @Putrizazizalia (Fb Puputpesekkkk)

 

Hallo admin, selamat malam bobo yang nyenyak ya ,mimpi yang indah 

Besok baca email ku ini.

 

Min aku mau bagi kisah juga ya, 3 tahun yang lalu aku bersama teman-temanku melakukan perjalanan ke gunung Semeru. Mereka adalah ibeng, agus, dede, dosist.

Tanggal 8 Juni 2018 kami berangkat dari stasiun Kiaracondong. Perjalanan lumayan lah ya, lelah cape pegel tapi demi sensasi 5 cm kayaknya capeknya hilang dan kami bahagia sekali, kami turun di surabaya lalu kami istirahat di tempat saudara kami, paginya kami naik kereta dari Surabaya ke Malang.

 

Nah dari malang kami naik jeep ke ranupane, mulailah berdebar-debar hatiku. Min aku anak indigo saat itu yang lumayan bisa berbincang dengan mahkluk yang tak terlihat tapi a ibeng selalu support aku kalo semua akan baik baik saja. Perjalanan kami dari pos pertama sangat asik karena kami naik dari pos 1 sore hari, sampai ke ranukumbolo kira-kira jam 10. Kami ngecamp di ranukumbolo, agar besok ke puncak stamina masih terjaga.

 

Keesokan harinya, sekitar jam 8 pagi kami melanjutkan perjalanan ke Kalimati. Mulailah drama- drama di gunung terasa tapi masih bisa diatasin saat itu. Sore sekitar jam 4 kami sampai di kalimati dan kami memutuskan untuk mendirikan tenda di ujung agar tidak terlalu berisik dengan orang-orang yang lalu lalang, jam 4 semua sudah beres tertata rapi untuk kami istirahat, ada yang tugas membuat makan,beresin tenda ngambil air dan cari ranting.

 

Dan dan dan aku kebagian ngambil air ke sumbermani, amazing ya min cewek satu-satunya yang lucu nan imut ini tidak dapat berbuat apa apa selain pergi. Aku pergi bareng dosist, di jalan banyak keanehan tapi aku yang pura-pura tegar but dosist ini penakut jadi mencoba keep calm padahal hati mah ngajerit “ya Allah emak aku ingin pulang,” hahahha.

Terus kami udah mandi udah ambil air juga kami pulang. Min aku nyasar dong padahal kami yakin jalan tadi itu toh aku inget sama batu besarnya tapi salah jam 17.30 lah saat itu udah mulai gelap nggak ada sinar matahari sama sekali akhirnya kami berdua berdoa agar kami bisa ke tenda akhirnya ada dong min deket banget malah ke tenda. Udah sampai di tenda kami makan sambil ngerumpi sama tetangga tenda sebelah jam 7 malem ada kabar kalo ada 2 orang hilang temennya malem kemarin naik ke puncak. Sore tadi temennya sudah ada yang nyusul ke atas seorang diri sampai sekarang belum turun, akhirnya kami ngobrol lah sama porter gimana baiknya, karena 3 orang belum ada tanda-tanda turun. Nah disitu aku ngeliat dua orang dibelakang tenda sedang berjaga (bukan orang beneran ya ini)

Aku bilang dong sama a ibeng, “a itu ada orang yang mau ngobrol katanya ada yang mau disampein,”

A ibeng berdoa kami semua berdoa di luar tenda. Saat itu aku nggak kuat akhirnya aku pingsan, dalam posisi pingsan aku lihat ada 2 orang laki-laki yang menendang batu lalu mungkin penunggu itu marah dan buat orang 2 itu nyasar. Setelah a ibeng berkomunikasi dengan beliau yang marah aku tersadar dan aku dibawa masuk kedalam tenda, di dalam tenda min berasa di dalam kulkas dinginnya luar biasa, aku yakin itu bukan di dalam tenda, tubuhku ada di dalam tenda tapi pikiran ku raga ku di luar.

Aku melihat sebuah gua kecil dari luar tapi pas aku masuk itu baaannyaaak sekali orang dan mewah banget. Di sisi kanan dan kiri banyak orang yang berdiri memegang kaya tongkat gitu, dan jalan yang aku lewatin aku injek itu orang yang sedang telungkup.

Oh tuhan rasanya ingin segera keluar mereka berbicara bahasa lama aku tidak ngerti dan aku berusaha untuk meminta maaf lalu aku teriak aku datang ke gunung ini untuk main untuk belajar melatih diri bukan untuk ini.

 

Ternyata saat itu di tenda tubuhku bergetar kencang panas katanya sambil teriak teriak, akhirnya aku dibacain ayat-ayat dan saat aku buka mata aku sudah di dalam tenda lagi orang- orang tadi tidak ada. Akhirnya kami semua berdoa agar selalu dilancarkan. Kami istirahat sejenak dengan mata was was takut aku kabur katanya.

 

Jam 11 kami terbangun dan siap siap naik ke atas (puncak), kami semua bareng dengan mereka yang mau naik. Startnya aku semangat ya saat itu, aku orang paling depan, satu jam dua jam kami jalan, di tengah-tengah perjalanan porter meminta kami semua berhenti dan berdoa. Jalan gelap jalan ditutup, semua porter ngumpul berunding dan kami semua di suruh untuk berhenti dan berdoa karena tidak ada jalan lagi selain jalan itu, ada kira-kira satu jam porter teriak jalan sudah bisa dilewatin kami semua harus berdoa. Nah jalan yang dibilang porter tadi itu jalan besar guys aneh kan kok bisa hilang jalannya, tapi ya entahlah.

 

Dan aku ngerasa disamping aku ada laki-laki pake jaket putih dan celana biru, aku tanya sama mbak yang ada di sebelahku, "mbak liat cowok ini dehh, kok aneh ya"

Mbak nya jawab "hussst jangan dilihatin itu pendaki bayangan," abaikan saja.

 

Pas aku lihat lagi kami semua tidak ada yang pake jaket putih itu. Dan ah sudahlah aku lagi cape fokus ingin naik aja. Setelah lewat di arcopodo kami lewatin jembatan terus naik ke pasir-pasir lewatin batu batu gede gitu aku nangis, ada yang bisikin ke aku kalo kamu tidak kuat dan tidak pernah naik gunung sama sekali kamu pulang aja.

 

Sumpah aku takut banget dan aku mutusin untuk tidak melanjutkan perjalanan. Aku duduk semua sudah pada di depan, sampai tidak ada orang lagi selain dosist. Aku duduk nangis dan ya Allah ternyata aku nggak kuat kaki aku rasanya sakit banget. Jam 4.30 aku berhenti tidak berusaha lagi naik dan duduk menunggu matahari turun. Sampai ada satu dua tiga empat hinggal lebih sepuluh orang turun lagi karena ndak kuat naik kami semua turun.

 

Jam 8 kami sampe di kalimati dan dan dan cerita paling seram adalah aku tidak kuat nahan pipis pas masuk toilet 1 ada ee besar. Toilet 2 ee lagi kuning dan terakhir berharap keajaiban  toilet  3 ee nya berantakan cryingcryingcrying

Tidak ada pilihan aku pipis di celana .

 

 

Hahhaha udah gitu aja min,

Makasih ya sudah baca

 

Punya cerita misteri saat pendakian? atau memiliki tips/ilmu/pengetahuan soal pendakian? Punya kisah tentang seseorang yang menginspirasi? Memiliki referensi film atau acara televisi yang mungkin akan bermanfaat bagi orang lain, terutama para pejalan? Punya toko outdoor untuk dipublikasikan?  Memiliki kisah perjalanan ke suatu tempat wisata beserta tipsnya? Ada event seperti lari, panjat tebing, navigasi darat (kecuali open trip dan pendakian massal yah).

Punya info tersebut? Mau berbagi ke website kami?
Silahkan untuk mengirimkan materi tulisan ke redaksi kami > urbanhikersmagazine@gmail.com < 


Dimohon jika itu tulisan milik orang lain untuk tidak lupa mencantumkan sumbernya.

 

 


Sumber : instagram @urban.hikers