Sun, Jan 20, 2019 4:05 PM

Tentang Sopan, Raja Muda Yang Tergilas Angkuhnya Jaman

dok. @ercilenna


#paraHdise Narasumber id instagram @ercilenna :

 

Teringat si Sopan..

Harimau jantan remaja, yang hanya bertahan beberapa jam sebelum akhirnya menyerah.

Kisahnya terjadi hampir setahun yang lalu.

 

Awal Juli 2017. Dia berani mendekat ke pemukiman warga.

Suatu hal yang tak lazim dilakukan oleh Sang Raja Hutan mendekati wilayah manusia.

Karena kerap terlihat selama beberapa hari, warga menghubungi aparat setempat yang langsung sigap bersinergi dengan petugas dan tim untuk mengevakuasi raja muda ini.

 

Benar saja, Sang Raja Hutan ini tertatih..

Dengan langkah yang menyeret, ia menjatuhkan dirinya ke dalam parit kecil. Ia menyandarkan tubuhnya. Dan berbaring..

 

Segera saja tim mengamankan harimau muda ini. Dengan peralatan lengkap yang tidak seluruhnya terpakai, ia berhasil dibawa. Ia tidak melawan. Ia masih berbaring di parit kecil itu..

Seperti menunggu. Dengan air yang mengaliri tubuhnya..

 

Begitu pasrahnya untuk dipindahkan. Begitu relanya tangan tangan manusia menyentuh tubuhnya.

 

Oooo tidak, dia belum mati. Dia hanya terdiam tak mampu menggerakkan raganya.

Kondisinya..

 

Kurus,

Ceking,

Panas tinggi,

 

Ada segerombolan belatung kecil di lidahnya..

Dengan rintangan yang tak terlalu berarti, dia berhasil dievakuasi.

Setibanya, semua bergerak. Menangani. Mencoba menyelamatkan hidup harimau malang ini.

 

Tapi….

Ia memilih pergi.

Hanya selang beberapa jam padahal. Disaat penjaga dan penyayangnya tak henti berjuang untuk hidupnya.

 

Hidup yang ia cintai.

Berkelana bebas dirumahnya..

Menginjak tanah tanah basah..

Bermain dengan kerabatnya..

Menerjang sungai..

Menghirup aroma basahnya hutan lebat..

Ia pergi, dengan berbalut kain dan hangatnya dekapan para penyayangnya..

Hmmm..

 

Ia sudah lebih baik kini, bebas diatas sana..

Raganya diistirahatkan tepat di samping Dion, Gajah Pelindung kami yang gagah.

 

Kini aku tahu..

Kenapa kau sengaja berbaring di parit kecil itu..

Aliran air diparit itu, kau gunakan untuk meredakan demam tinggimu kan..

Berharap hilang sakitmu bila aliran air membasahi tubuhmu..

 

Kini kutahu juga..

Kenapa kau mendekati pemukiman warga disana.

Kesakitanmu yang tak tertahankan..

Membuatmu nekat mendekat kesana.

Ada yang ingin kau sampaikan untuk manusia. Hormat kami dan do'a kami. 


Sumber : instagram @urban.hikers