Wed, Oct 24, 2018 2:13 AM

Cerita Tentang Kebun Teh Kayu Aro

dok. @urban.hikers


#mountpedia Jika naik gunung Kerinci via kayu aro pasti akan menemui kebun teh ini.

Well perkebunan teh ini sendiri dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada sekitar tahun 1925 hingga tahun 1928 bersamaan dengan pabriknya. Lahan yang dulunya berupa hutan, diubah menjadi sebuah perkebunan yang mulanya ditanami kopi. Namun karena hasil yang kurang memuaskan, Belanda pun akhirnya menanami kebun ini dengan tanaman teh.

Sepenggal cerita pilu pun mengiringi perjalanan Perkebunan Teh Kayu Aro. Kala itu, banyak pekerja dari Jawa yang didatangkan Belanda dalam pembukaan lahan hutan. Mereka dipekerjakan secara paksa, dan banyak yang menjadi korban atas kekejaman Belanda. Hal ini pula menjadi sebab banyaknya keturunan orang Jawa yang hingga kini menetap di Kerinci.
Setelah Indonesia merdeka, perkebunan ini pun beberapa kali mengalami perubahan status dan juga manajemen. Akhirnya pada tahun 1974, kebun teh ini secara resmi dinaungi oleh PT. Perkebunan VIII. Namun pada tahun 1996 perusahaan ini dikonsolidasi dengan beberapa perusahaan yang ada di Sumatera Barat dan Jambi dan berubah menjadi PT. Perkebunan Nusantara VI.

Kayu Aro jadi perkebunan teh terbesar kedua di dunia setelah Darjeeling Tea Plantation di India. Ini terletak di ketinggian 1.600 m dpl dan mencakup sekitar 2.500 hektar. Teh yang ditanam di Kayu Aro adalah teh ortodoks, atau teh hitam karena lebih dikenal.
.
Proses pembuatan teh di Kayu Aro masih sangat tradisional. Tanpa pengawet atau pewarna ditambahkan, serta pekerja dilarang menggunakan kosmetik saat memproses teh. Setiap tahun, Perkebunan teh Kayu Aro menghasilkan 5.500 ton teh hitam. Grade tertinggi (artodox grade satu/teh unggulan) lebih banyak diekspor ke Eropa, Timur Tengah, Amerika Serikat dan Asia, sementara kelas yang lebih rendah dijual untuk lokal.

Konon kabarnya di zaman dulu, teh kayu aro menjadi teh kegemaran Ratu Inggris dan Ratu Belanda. 

Well jika naik gunung Kerinci via kayu aro jangan lupa cicipi nikmatnya salah satu teh terbaik di dunia sob cool


Sumber : instagram @urban.hikers