Sun, Jan 20, 2019 3:34 PM

Anak Krakatau Update Status Menjadi Siaga

Gunung Anak Krakatau (Photo Reuters)


Pasca bencana Tsumani yang terjadi di Banten, aktifitas Gunung Anak Krakatau terus meningkat, perubahan status tersebut di update pada Kamis (27/12), pukul 06.00 WIB, mulai status waspada (Lavel II) manjadi siaga (Level III).

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho lewat tweet-nya menyampaikan “PVMBG merekomendasikan masyarakat dan wisatawan dilarang melakukan aktivitas di dalam radius 5 km dari puncak kawah Gunung Anak Krakatau. BMKG merekomendasikan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di pantai pada 500 meter hingga 1 kilometer dari pantai di Selat Sunda.”

Seperti dilansir dari Kompas.com, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan, peningkatan status Gunung Anak Krakatau dilakukan karena masih terus berlangsung erupsi di kawah gunung. Bahkan, pada dini hari tadi, juga terdengar suara dentuman.

BMKG menghimbau agar masyarakat waspada dan menjauhi area pantai, karena kekhawatiran timbulnya bencana longsoran bawah laut dan memicu tsunami bisa saja terjadi melihat terus meningkatnya aktifitas Gunung Anak Krakatau.

"Masyarakat sebaiknya tidak melakukan aktivitas di pantai pada radius 500 meter hingga 1 kilometer dari pantai untuk mengantisipasi adanya tsunami susulan," ujar Sutopo.

Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini juga menghimbau "Jangan percaya dari informasi yang  menyesatkan yang sumbernya tidak dapat dipertanggungjawabkan,"

Warga diharapkan tidak memercayai informasi yang belum jelas kecuali yang bersumber PVMBG untuk peringatan dini gunung api dan BMKG terkait peringatan dini tsunami. 


Sumber : Nationalgeographic.co.id