Sun, Jan 20, 2019 3:50 PM

Gunung Semeru Menutup Untuk Pendakian

Jalur pendakian Gunung Semeru, Padang Savana Oro Oro Ombo (Photo Dok. Urban Hikers)


Pada tanggal 3 Januari 2019 nanti Gunung Semeru akan menutup kegiatan pendakian sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan. Melalui surat nomor.PG.03/T.8/BIDTEK/BIDTEK.1/KSA/12/2018 yang dikeluarkan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) pada 26 Desember dan langsung ditandatangani kepala BB TNBTS John Kenedie. 

Seperti ditulis di JawaPos.com John menyampaikan bahwa penutupan pendakian merupakan bentuk antisipasi pohon tumbang dan longsor. "Sebelum kejadian terjadi dan menimbulkan korban, maka kami menutup jalur pendakian," kata John, Kamis (27/12). 

Selain itu, penutupan jalur pendakian juga karena adanya revitalisasi ekosistem di sepanjang jalur pendakian. Dengan penutupan jalur pendakian, flora dan fauna akan kembali pulih. Pemulihan ekosistem alamiah diharapkan maksimal dengan adanya curah hujan yang cukup tinggi.

"Penutupan ini dimaksudkan juga untuk revitalisasi ekosistem di sepanjang jalur pendakian. Dalam upaya menjaga dan memelihara keanekaragaman jenis tumbuhan dan ekosistemnya," jelas John. 

Namun penutupan Gunung Semeru untuk pendakian memang hal yang rutin dilakukan pihak BB TNBTS, setelah dalam jangka waktu 8-9 bulan adanya aktifitas pendakian. 

Gunung semeru memang menjadi salah satu destinasi favorit bagi para pendaki. Selain mempunyai keindahan alam Gunung Semeru merupakan puncak tertinggi di Pulau Jawa, hal tersebutlah yang menjadi tantangan tersendiri bagi para pendaki. 

 


Sumber : JawaPos, Admin