Fri, Dec 14, 2018 7:18 AM

Cerita Tentang Pawon

dok. @urban.hikers


#catatankaumurban Perjalanan Semeru lalu, sebenarnya hal yang paling ngena bagi saya adalah saat menginap di rumah pak Toni, salah seorang warga desa Ranupani. Rumahnya terletak di belakang Gereja yang ada di desa.

 

Yang paling unik dari rumah pak Toni adalah ruang dapurnya. Well menurut cerita dari beberapa teman, dapur itu juga biasa disebut Pawon. Nah ternyata arti pawon sendiri yaitu dapur tradisional jawa. Bagi suku Tengger sendiri, ruang tamu biasanya juga nyatu dengan dapur. Ciri khas dari Pawon sendiri adalah keberadaan Tungku kayu bakar. Jadi tungku itu ada di tengah ruangan, ada tempat buat masak juga, di kanan kiri tungku ada kursi yang menghadap ke perapian. Kursi itu biasa digunakan untuk menyambut tamu.

 

Di tengah udara dingin Ranupani, gue pikir nggak bakal ada yang bakalan nolak deh berada di dekat tungku hahahaha….

 

Nah Pawon sendiri dari yang gue baca memiliki filosofi tersendiri dalam segi arsitekturnya. Bentuknya itu memang dibuat sengaja seperti itu oleh tuan rumah untuk menyambut tamu sekaligus berbagi kehangatan dengan tamu tersebut. Berbagi kehangatan dalam arti sebenarnya banget, dari kehangatan tungku kayu bakar hingga minuman hangat. Dan bahwa sesuatu yang hangat itu bisa mendekatkan banyak orang dalam suatu ruangan dengan berbagi cerita.

 

Satu yang paling gue inget dari Pawon di rumah pak Toni adalah makanan yang disajikan si ibu. Sayurnya fresh banget sob, yaiyalah secara diambil langsung dari ladang. Dan yang paling dikenang tentu aja sambel petai khas ranupani.

Wuihhh maknyosss. laughheartyes


Sumber : instagram @urban.hikers