Wed, Nov 14, 2018 6:05 AM

Rimba Ibu Kota (bagian 1)

dok. @kojexbolang


#catatankaumurban Jalan ibukota terlihat sepi, berbeda dari biasanya. Maklum sedang libur panjang, waktu itu pun dimanfaatkan sebagian besar penghuninya untuk liburan ke luar kota. Seorang pemuda bernama Rimba melajukan motornya pelan, menuju ke daerah sekitar bundaran hotel Indonesia. Dengan santainya ia merokok sambil membawa motornya, dan membuang puntungnya sembarang. Lampu merah pun tidak ia indahkan, macet di jalan trotoar pun ia pintasi.

Sesampainya di tujuan, ia membeli beberapa jajanan yang dibungkus dalam styrofoam dan minuman kemasan. Melihat kegiatan disana dan membuang apa yang dibawanya sembarang. Rimba pikir, toh nanti ada petugas yang akan membersihkannya.

Tanpa sadar, sifat sembarang itulah yang masih sebagian orang bawa ketika bepergian.

Apa yang kita lakukan selama bepergian merupakan hasil olah dari apa yang kita lakukan sehari-hari. Sampah, vandalisme, ketidakpatuhan pada peraturan, apa yang kita beli, apa yang kita bawa, yang kita lakukan semua masih memiliki keterikatan dengan keseharian yang kita jalani.

Kita mencoba berlari dari penatnya ibukota, dari kejenuhan tugas, kota tempat kita tinggal. Namun tanpa disadari banyak dari kita masih membawa sifat kekotaan itu.

Menyepelekan perjalanan, mengecilkan nilai budaya yang ditemui, acuh kepada sekitar hingga merasa tak apa meninggalkan jejak selain jejak diri.

Jika datangmu masihlah menyakiti, segeralah instropeksi. Beri perjalananmu sebuah arti.



Keselamatan tidaklah dimulai dari orang lain, namun dirimu sendiri.

Persiapan tidaklah ditentukan dari hari esok, mulailah dari hari ini.
Pelajaran yang didapat dalam perjalanan catatlah, kembangkanlah untuk perjalanan selanjutnya.



Tak apa bila salah, terjatuh namun segeralah bangun dan belajarlah. Karena bagaimanapun bedanya, semua pasti berharap yang terbaik untuk alam ini.

Segala permasalahan yang ada, semua memiliki penyembuhnya. Salah satunya adalah rasa peduli. Belajarlah untuk peduli, mulailah dari dirimu sendiri.

Biasakanlah membawa turun sampahmu sendiri.
Jangan mengambil apapun dari alam kecuali foto.

Karena semua hal ini, selalu dimulai dari dirimu. Salam lestari.

 


Sumber : instagram @urban.hikers