Fri, May 25, 2018 9:29 PM

Barameru dan Pendaki

dok. id instagram @lahar_Bara


#catatankaumurban oleh id instagram @lahar_bara :


Barameru, dan pendaki. 2 komponen yang tidak bisa dipisahkan, saling melengkapi dan saling membutuhkan. Hanya saja terkadang tidak bisa saling memahami. Banyak sekali tudingan-tudingan miring tentang seringnya terjadi insiden di merapi, bahkan bisa dipastikan seminggu 2 bahkan 7 kali terjadi insiden disana.

Dengan 46 anggota yang terdaftar dan kurang dari 20 anggota aktif, barameru menjadi ujung tombak dari keamanan para pendaki. Lantas kenapa sering sekali terjadi insiden di merapi? Apakah Basecamp yang kurang ketat atau pendaki yang kurang siap?

Jawabannya bisa kita dapatkan dari analisis kejadian laka disana, 80% kecelakaan di merapi terjadi di area puncak yang jelas-jelas adalah kawasan terlarang untuk pendakian. Lalu mengapa pendaki bisa berada di kawasan terlarang? Sedangkan sudah banyak sekali papan larangan, banyak sekali sosialisasi dari berbagai media bahwa batas pendakian akhir hanya sampai pasar bubrah.

Ya, jawabnya ada pada diri kita masing-masing, tugas kami hanya mengingatkan. Didengar ataupun tidak adalah hak kalian para pendaki.

 

 

Punya cerita tersendiri saat pendakian? atau cerita misteri saat pendakian? atau memiliki tips/ilmu/pengetahuan soal pendakian? Punya kisah tentang seseorang yang menginspirasi? Memiliki referensi film atau acara televisi yang mungkin akan bermanfaat bagi orang lain, terutama para pejalan? Punya toko outdoor untuk dipublikasikan?  Memiliki kisah perjalanan ke suatu tempat wisata beserta tipsnya? Ada event seperti lari, panjat tebing, navigasi darat (kecuali open trip dan pendakian massal yah).

 

Punya info tersebut? Mau berbagi ke website kami?
Silahkan untuk mengirimkan materi tulisan ke redaksi kami > urbanhikersmagazine@gmail.com < 
Dimohon jika itu tulisan milik orang lain untuk tidak lupa mencantumkan sumbernya.

 

 

Bagi yang mau mendukung atau beriklan di website, silahkan hubungi

> Phone: (+62) 857-7792-0672 atau kirim email ke : urbanhikersmarketing@gmail.com <


Sumber : instagram @urban.hikers